Categories
FOT911

Dutch professor van Wolferen: US addicted to enemies for worldwide dominance.

👉English and Malay language

Dutch professor van Wolferen: US addicted to enemies for worldwide dominance. (2016)

Professor Karel van Wolferen talks about America’s addiction to having enemies, for unlimited control and full spectrum dominance, brain dead Europe, journalistic self-censorship and other crucial geopolitical facts not covered by the mainstream media.

Karel van Wolferen was born in Rotterdam in 1941. He is emeritus University Professor for Comparative Political and Economic Institutions at the University of Amsterdam. This position was created with the aim of stimulating novel forms of inquiry transcending established academic disciplines. He is currently engaged in writing a book for simultaneous publication in Europe on the consequences of current American foreign policy, and the necessary formation of a collective European political voice for the preservation of stable and peaceful world order. His longer term project entails a study on how flawed political and economic theories block a better understanding of the realities in the post-Cold-War world, and how knowledge of Asian institutions can help us discern these realities.

Professor van Wolferen has been active on behalf of journalistic causes, and served as treasurer and president of the Foreign Correspondents Club of Japan. He has written extensively about the Japanese political economy, and its conceptual challenges to orthodox economic thought. He specializes in the dynamics of Japanese political institutions, theory and practice of globalization and contemporary capitalism, and the re-examination of fundamental economic concepts. In recent years he has written extensively on the changed role of the United States in world affairs, and has advocated that Europe and the East Asian region develop a new truly post-Cold-War diplomacy to cope with common problems. His articles and essays have appeared in The New York Times, Foreign Affairs, The National Interest, The New Republic, The Washington Post, Le Monde, The Los Angeles Times, Die Zeit (Germany), Chuo Koron (Japan), Bungei Shunju (Japan), Gazetta Slovo( Russia) and numerous other publications.

Professor van Wolferen’s book ‘The Enigma of Japanese Power’, which has been translated into twelve languages, is generally considered to provide the most elaborate intellectual support of what has been called the “revisionist” view of Japan. His analysis is well-known and appreciated among the most prominent reformist politicians of Japan. He has gained a large Japanese readership with some sixteen books (with a total of well over a million copies sold), on political, economic, and historical issues relating to Japan as well as on problems of political change and global compatibility among economic systems.

Profesor Belanda van Wolferen: AS ketagihan musuh kerana dominasi di seluruh dunia. (2016)

Profesor Karel van Wolferen bercakap tentang ketagihan Amerika untuk memiliki musuh, untuk kawalan tanpa had dan dominasi spektrum penuh, Eropah mati otak, penapisan diri kewartawanan dan fakta geopolitik penting lain yang tidak dilindungi oleh media arus perdana.

Karel van Wolferen dilahirkan di Rotterdam pada tahun 1941. Dia adalah Profesor Universiti emeritus untuk Institusi Politik dan Ekonomi Perbandingan di University of Amsterdam. Kedudukan ini diciptakan dengan tujuan untuk merangsang bentuk penyelidikan baru yang melampaui disiplin akademik yang mapan. Dia kini sedang sibuk menulis buku untuk penerbitan serentak di Eropah mengenai akibat dari dasar luar Amerika semasa, dan pembentukan suara politik kolektif Eropah yang diperlukan untuk pemeliharaan tatanan dunia yang stabil dan damai. Projek jangka panjangnya memerlukan kajian mengenai bagaimana teori politik dan ekonomi yang cacat menyekat pemahaman yang lebih baik mengenai realiti di dunia pasca-Perang Dingin, dan bagaimana pengetahuan mengenai institusi Asia dapat membantu kita mengetahui realiti ini.

Profesor van Wolferen telah aktif atas nama kewartawanan, dan berkhidmat sebagai bendahari dan presiden Kelab Koresponden Asing Jepun. Dia telah banyak menulis mengenai ekonomi politik Jepun, dan cabaran konseptualnya terhadap pemikiran ekonomi ortodoks. Dia mengkhususkan diri dalam dinamika institusi politik Jepun, teori dan praktik globalisasi dan kapitalisme kontemporari, dan pemeriksaan semula konsep ekonomi asas. Dalam beberapa tahun terakhir, dia telah menulis secara ekstensif mengenai peranan Amerika Syarikat yang berubah dalam urusan dunia, dan telah menganjurkan agar Eropah dan rantau Asia Timur mengembangkan diplomasi pasca-Perang Dingin yang benar-benar baru untuk mengatasi masalah bersama. Artikel dan esei beliau telah muncul dalam The New York Times, Foreign Affairs, The National Interest, The New Republic, The Washington Post, Le Monde, The Los Angeles Times, Die Zeit (Jerman), Chuo Koron (Jepun), Bungei Shunju ( Jepun), Gazetta Slovo (Rusia) dan banyak penerbitan lain.

Buku Profesor van Wolferen ‘The Enigma of Japanese Power’, yang telah diterjemahkan ke dalam dua belas bahasa, umumnya dianggap memberikan sokongan intelektual yang paling rumit dari apa yang disebut sebagai pandangan “revisionis” terhadap Jepun. Analisisnya terkenal dan dihargai di antara ahli politik reformis terkemuka di Jepun. Dia telah memperoleh pembaca Jepun yang besar dengan sekitar enam belas buku (dengan jumlah penjualan lebih dari satu juta naskhah), mengenai isu politik, ekonomi, dan sejarah yang berkaitan dengan Jepun serta masalah perubahan politik dan keserasian global di antara sistem ekonomi.

By donshafi9️⃣1️⃣1️⃣

May Allah s.w.t. grant us His taufiq so that we may taste the sweetness of our faith and gratitude and experience the pleasure of worshipping Allah . Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

*Mohon share di group2 lain. Semoga bermanfaat Barakallahu fiikum*

*Jazāk Allāhu Khayran*

👉The views expressed in this article are the author’s own and do not necessarily reflect my stance @donshafi911.

👉Kenyataan berita atau artikel ini adalah pandangan peribadi penulis dan tidak mewakili pendirian @donshafi911.

👉The views expressd in this article are the writer’s own.

👉Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pendapat penulis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s