Bisikan Ruh Ramadhan 24
Di penghujung Ramadhan di awal Syawal,
Sering yang terdetik pada nafsu,
ada rasa kegembiraan, bila dapat kembali kepada keinginan-keinginan pelbagai
Bebas makan, minum, berhibur, bermain, berbelian dan berbagai lagi
Nafsu rasa bebas kembali
Namun di dalam hati
yang ada iman,
yang ada taqwa,
yang ada makrifatullah,
yang ada kecintaan dan kerinduan dengan kehidupan akhirat
sudah pasti akan ada rasa kesedihan dan kehibaan dengan pemergian Ramadhan
rindukan kemanisan ibadat
rindukan kelazatan tadarus Al Quran
rindukan sentuhan tarawih
rindukan munajat di waktu sahur
rindukan istighfar dan tasbih yang banyak
Jiwa mahukan bekalan pahala yang banyak ketika bertemuNya
mahukan keampunan dan kemaafanNya
mahukan pembebasan daripada api nerakaNya
mahukan rahmat dan keredhaanNya
mahukan kasih dan cintaNya
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,(40) maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).(41)
An Nazi’at : 40
قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ﴿١٤﴾ وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ﴿١٥﴾
Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman),(14) dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang.(15)
Al A’laa : 14-15
ABi
