Bisikan Ruh Ramadhan 13

Bisikan Ruh Ramadhan 13

Ramadhan dan puasa mengajar dan mendidik ruh, hati dan nafsu.

Ramadhan dipenuhi dengan keberkatan agar,

– Segala dosa diampuni. Lantas hati jadi bersih dari kotoran.

– Pahala kebaikan memenuhi ruang hati. Hati jadi tenang dan lapang.

– Ibadat wajib dan sunat jadi saluran mengaup segala kebaikan dan pahala untuk bekal akhirat. Ruh jadi kuat dan segar.

– Kesempatan untuk merasai sentuhan rahmat Allah ta’ala sehingga terasa pengawasanNya dalam sepanjang hari kehidupan.

Di bulan-bulan lain, ruh dan hati sukar untuk merasa kemanisan dan kelazatan beribadah kerana kecenderungan nafsu sering menghijab. Puasa dapat memecah dan melemahkan keinginan nafsu. Lantas, ruh dan hati dapat memenangi jiwa seorang hamba.

Justeru, laluilah Ramadhan dan puasa dengan cita-cita menjadi seorang hamba Allah yang hakiki, dan bukannya menjadi hamba nafsu, agar kepulanganmu kepadaNya nanti di akhirat disambut dengan kesejahteraan dan keselamatan.

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ‎﴿٤٥﴾‏ ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ ‎﴿٤٦﴾‏ وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ ‎﴿٤٧﴾‏ لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ ‎﴿٤٨﴾‏

‌‎﴿الحجر: ٤٥-٤٨﴾‏

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (45) (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman” (46) Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (47) Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (48)

(Al Hijr: 45-48)

ABi

Leave a comment