JANGAN ‘CONDEMN’, JANGAN RENDAHKAN
Tidak akan berlaku hari kiamat sehingga keluarga Nabi ﷺ atau sahabat Nabi ﷺ dicerca.
Kita pun zaman sekarang pun dah mendengar macam-macam.
Kadang-kadang diketengahkan tentang sejarah-sejarah yang berlaku pada waktu itu.
Dibawakan kisah-kisah perang antara sahabat, Perang Siffin, Perang Jamal, tujuannya untuk merendahkan dan menjatuhkan maruah para sahabat.
Sebagai seorang yang beriman kepada Allah dan Rasulullah ﷺ, yang berpegang kepada Al-Quranul Kareem, Allah mensifatkan Mujahirin dan Ansar – “Mereka golongan orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya.”
Walaupun ada berlaku perang berlaku antara mereka.
Adakah Allah tak tahu akan berlaku perang antara mereka setelah wafatnya Nabi ﷺ?
Lalu, kenapa dipuji mereka ketika Nabi ﷺ masih hidup?
Dalam firman lain, maksudnya, “Dan golongan orang-orang yang dahulu daripada Muhajirin dan Ansar, dan yang mengikuti mereka, Allah redha kepada mereka dan mereka redha kepada Allah.
Allah sifatkan demikian.
Oleh sebab itu sebagai tanda hormat golongan yang disanjung dan dipuji oleh Allah, apa yang berlaku antara mereka, kita tidak berhak untuk ‘condemn’ atau merendahkan darjat mereka.
Mengkaji sejarah tak apa. Nak menceritakan tentang Perang Siffin, Perang Jamal, perang apa saja yang berlaku, bilamana ingin dikaji, dicari ibrahnya, tapi jangan merendahkan.
Fahimtum?
Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid
Sertai kami di telegram :
t.me/yayasanarriayah <—Sila Klik
Bantu Share
